image
2011 ACURA TL

Front-wheel-drive car
280-horsepower 3.5-liter V6 engine
5-speed automatic transmission

Read More
image
Alfa Romeo GIULIA

Price: USD 35,000 range
Engine: Pentastar 3.3-liter V6 engine with MultiAir technology
Horse Power: approximately 300 horsepower

Read More
The Alfa Romeo 169 is an all new rear wheel drive design study from the Italian automaker and is slated to replace the Alfa Romeo 166 due to the current sedan’s lackluster sales performance. Read More

Hobi

Olahraga

  • Marco Huck Marco Huck (born November 11, 1984 as Muamer Hukić in Sjenica, Serbia) is a German professional boxer...

Otomotif

  • Giulia Alfa Romeo is gearing up for the release of its latest baby, the Giulia. It’s a long time coming considering...

Napas Ngos-ngosan Pertanda Kapasitas Paru-paru Melemah

Tags: artikel | info kesehatan | kesehatan

Napas Ngos-ngosan Pertanda Kapasitas Paru-paru Melemah

AN Uyung Pramudiarja

Jakarta, Kapasitas paru-paru untuk menampung oksigen hanya bisa diukur oleh dokter ahli. Namun untuk sekedar memperkirakan, ritme pernapasan saat beraktivitas bisa menjadi patokan bagi orang awam. Jika mudah ngos-ngosan, tandanya kapasitas paru-paru melemah.

Kapasitas paru-paru yang disebut dengan VO2max merupakan salah satu parameter kebugaran seseorang. Semakin besar nilai VO2max yang terukur, makin besar pula kemampuan paru-paru untuk menyuplai oksigen saat beraktivitas.

Jika kemampuan paru-paru untuk oksigen terbatas, napas akan terasa ngos-ngosan saat melakukan aktivitas yang lebih berat. Paru-paru dan jantung akan bekerja lebih berat untuk memompa oksigen yang dibutuhkan oleh otot agar dapat berfungsi dengan baik.

"Ngos-ngosan itu tandanya kapasitas fungsi paru-paru tidak baik," ungkap Dr Nury Nuswinuringtyas, Sp.KFR(K), M.Epid saat ditemui usai sidang promosi doktoral di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Jakarta, Selasa (11/1/2011).

Dr Nury menjelaskan, beberapa faktor dapat mempengaruhi kapasitas fungsi paru-paru. Aktivitas fisik sehari-hari merupakan salah satu faktor utama sehingga orang dengan gaya hidup sendetary atau kurang gerak cenderung memiliki kapasitas fungsi yang rendah.

Faktor lain yang cukup signifikan pengaruhnya adalah tinggi badan. Makin tinggi perawakan seseorang, panjang langkah (step length) semakin jauh sehingga paru-paru bisa bekerja lebih efisien saat berjalan kaki karena untuk jarak tempuh yang sama jumlah langkahnya akan lebih sedikit.

Usia juga mempengaruhi sebab semakin tua umur seseorang maka kemampuan bergeraknya akan semakin menurun. Dr Nury mencontohkan, seseorang pada usia 20-an tahun akhir hingga 30-an tahun akan lebih cepat ngos-ngosan saat harus mengikuti gerakan anak kecil yang sedang lincah-lincahnya bermain.

Selain mempengaruhi kemampuan tubuh untuk beraktivitas, Dr Nury menambahkan bahwa kapasitas fungsi paru-paru juga berhubungan dengan daya tahan tubuh. Jika suplai oksigen menurun, sistem kekebalan tubuh dengan sendirinya akan melemah sehingga orang mudah sakit-sakitan.

"Cara terbaik untuk meningkatkan kapasitas fungsi paru-paru adalah dengan rajin berolahraga," kata doktor berusia 57 tahun yang punya hobi menulis tersebut.

sumber : www.detikhealth.com

Add your comment

Your name:
Your email:
Comment:
Members : 4
Content : 463
Web Links : 2
Content View Hits : 220526

Kesehatan

Sejarah

  • Manusia Purba di Indonesia Penelitian manusia purba di Indonesia dilakukan oleh : 1.         Eugena Dobois, Dia adalah yang...

Gosip

Misteri Dunia

Islam

  • ISLAM DATANG, PAGAN HILANG Orang-orang Yahudi di negeri-negeri Arab merupakan kaum imigran yang besar, kebanyakan mereka tinggal...