image
2011 ACURA TL

Front-wheel-drive car
280-horsepower 3.5-liter V6 engine
5-speed automatic transmission

Read More
image
Alfa Romeo GIULIA

Price: USD 35,000 range
Engine: Pentastar 3.3-liter V6 engine with MultiAir technology
Horse Power: approximately 300 horsepower

Read More
The Alfa Romeo 169 is an all new rear wheel drive design study from the Italian automaker and is slated to replace the Alfa Romeo 166 due to the current sedan’s lackluster sales performance. Read More

Hobi

Olahraga

  • Marco Huck Marco Huck (born November 11, 1984 as Muamer Hukić in Sjenica, Serbia) is a German professional boxer...

Otomotif

  • Giulia Alfa Romeo is gearing up for the release of its latest baby, the Giulia. It’s a long time coming considering...

Sengatan Cabai yang Menyehatkan

KOMPAS.com Rasa pedas menyengat di lidah ketika menyantap cabai sering membuat orang kapok meski lebih banyak yang justru ketagihan. Tak heran jika ada istilah kapok lombok, yang artinya meski kapok, tapi masih mencari lagi.

Belakangan diketahui rasa panas dan pedas dari cabai tersebut memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Capcaisin, kandungan kimia di balik rasa pedas cabai, dalam beberapa tahun terakhir ini menarik perhatian para ilmuwan untuk diteliti secara khusus.

Para ilmuwan menemukan kaitan antara rasa panas dan pedas cabai dengan penangkal rasa sakit. Dr Michael Caterina dari Amerika Serikat dalam risetnya menyebutkan capcaisin mengaktifkan sebagian kelompok saraf di lidah, bibir, dan kulit.

Pada kondisi ini capcaisin bertanggung jawab dalam mendeteksi adanya stimulan rasa sakit. Pada masa depan bukan tidak mungkin akan diciptakan obat pengurang rasa sakit dengan kandungan utama capcaisin.

Selain sebagai penghilang sakit, menurut penjelasan dr Ari F Syam, SpPD, capcaisin juga punya efek antiradang, meningkatkan nafsu makan, dan mengatasi sembelit. "Cabai memang bisa meningkatkan peristaltik usus sehingga merangsang seseorang untuk buang air besar," katanya.

Selain capcaisin, cabai juga mengandung vitamin C, A, mineral, antioksidan, dan serat. "Cabai bisa meningkatkan metabolisme tubuh sehingga pembakaran kalori lebih baik. Ini bisa dipakai untuk mengontrol berat badan," kata pengajar di Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini.

Pada penderita sakit mag, makanan pedas dan asam memang sebaiknya dihindari. "Jika sakit magnya membaik, masih bisa mengonsumsi cabai walau jumlahnya sedikit," kata konsultan kesehatan lambung dan pencernaan ini.

Mengingat banyaknya manfaat cabai untuk tubuh, dr Ari mengatakan tidak setuju jika konsumsi cabai harus dikurangi karena kenaikan harganya. "Justru seseorang akan lebih bersemangat kalau mengonsumsi cabai," pungkasnya.

Sumber : www.kompas.com

Add your comment

Your name:
Your email:
Comment:
Members : 4
Content : 463
Web Links : 2
Content View Hits : 220504

Kesehatan

Sejarah

  • Manusia Purba di Indonesia Penelitian manusia purba di Indonesia dilakukan oleh : 1.         Eugena Dobois, Dia adalah yang...

Gosip

Misteri Dunia

Islam

  • ISLAM DATANG, PAGAN HILANG Orang-orang Yahudi di negeri-negeri Arab merupakan kaum imigran yang besar, kebanyakan mereka tinggal...